Beranda / Blog / Cara Cek Jurnal Predator Sebelum Submit Naskah: Panduan Verifikasi Langkah demi Langkah
Blog

Cara Cek Jurnal Predator Sebelum Submit Naskah: Panduan Verifikasi Langkah demi Langkah

Dipublikasikan 2026-08-19 · Tim Kilat Publikasi

Sebelum mengirim naskah ke jurnal manapun, pertanyaan yang wajib dijawab dulu adalah: bagaimana cara memastikan jurnal tujuan bukan jurnal predator? Salah pilih jurnal bukan cuma buang biaya publikasi, tapi juga bisa membuat naskah tidak diakui institusi saat sidang atau kenaikan pangkat. Artikel ini memberi langkah verifikasi konkret yang bisa Anda lakukan sendiri sebelum submit.

Langkah 1: Cek Status Akreditasi di SINTA

Buka sinta.kemdikbud.go.id, masuk ke menu "Sources" lalu "Journal", dan ketik nama jurnal tujuan. Kalau jurnal benar terakreditasi, akan muncul peringkat SINTA (1-6), institusi pengelola, dan riwayat indeksasinya. Jurnal yang mengklaim "terakreditasi SINTA" tapi tidak muncul di pencarian ini patut dicurigai — ini langkah verifikasi paling cepat dan gratis yang bisa dilakukan siapa saja.

Langkah 2: Verifikasi di DOAJ dan Scopus

Untuk jurnal open access yang meminta biaya publikasi, cek namanya di Directory of Open Access Journals (DOAJ) — jurnal yang terdaftar di sana sudah melewati evaluasi editorial dan etika publikasi. Untuk jurnal internasional, cek di scopus.com lewat fitur "Sources" dengan memasukkan nama jurnal atau ISSN; jurnal yang benar terindeks akan menampilkan penerbit, cakupan bidang, dan posisi kuartil (Q1-Q4) secara jelas.

Langkah 3: Cross-Check ke Daftar Jurnal Predator

Selain memverifikasi status resmi, cek juga apakah nama penerbit atau jurnal pernah masuk daftar predator seperti arsip Beall's List. Kalau nama jurnal atau penerbitnya muncul di daftar "potential, possible, or probable predatory publisher", sebaiknya hindari meskipun mereka menjanjikan proses cepat dan biaya murah.

Ciri Tambahan yang Perlu Diwaspadai

Selain hasil pengecekan di atas, waspadai jurnal yang menjanjikan publikasi dalam hitungan hari tanpa proses review yang jelas, dewan editor yang tidak bisa ditelusuri identitasnya, alamat redaksi tidak jelas atau fiktif, serta email atau pesan yang terus-menerus mendesak pembayaran segera. Bandingkan juga cakupan topik jurnal dengan bidang naskah Anda — jurnal predator sering menerima naskah dari bidang ilmu apapun tanpa filter, tanda proses review yang sebenarnya tidak berjalan. Untuk pembahasan lebih lengkap soal perbedaan jurnal legal dan predator, baca juga panduan keamanan jasa publikasi jurnal di blog ini.

Kalau Masih Ragu, Ini yang Bisa Dilakukan

Kalau setelah verifikasi mandiri Anda masih ragu, cara paling aman adalah menggunakan jasa publikasi yang berbadan hukum jelas dan berani memberi garansi tertulis. Kilat Publikasi bernaung di bawah PT Mentor Kilat Indonesia (NIB 0208260068968), tidak menempatkan naskah klien di jurnal predator, dan memberikan garansi uang kembali 100% atau diganti ke jurnal setara jika naskah reject. Seluruh proses berjalan online, jadi Anda tetap bisa memverifikasi status jurnal tujuan sebelum naskah disubmit. Lihat pilihan layanan sesuai target akreditasi di halaman Sinta 4 atau tanyakan langsung lewat halaman Kontak.

Kesimpulan

Verifikasi jurnal sebelum submit tidak perlu rumit: cek di SINTA untuk jurnal nasional, DOAJ/Scopus untuk jurnal open access dan internasional, lalu cross-check ke daftar predator yang tersedia publik. Kombinasikan dengan jasa publikasi yang transparan dan bergaransi supaya naskah Anda aman sampai terbit. Baca juga halaman FAQ untuk pertanyaan umum lain seputar keamanan proses publikasi jurnal.

Artikel Terkait

Butuh bantuan langsung? Konsultasi gratis via WhatsApp.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬