Beranda / Blog / Kenapa Wajib Ikuti Template Jurnal Sinta Sebelum Submit
Blog

Kenapa Wajib Ikuti Template Jurnal Sinta Sebelum Submit

Dipublikasikan 2026-09-29 · Tim Kilat Publikasi

Banyak mahasiswa dan dosen yang naskahnya sudah matang secara isi, tapi tetap kena revisi besar atau bahkan desk rejection — bukan karena substansi penelitiannya lemah, melainkan karena format naskah tidak mengikuti template atau author guidelines yang ditetapkan jurnal tujuan. Template ini sering dianggap remeh padahal jadi salah satu penilaian pertama yang dilakukan tim editorial sebelum naskah masuk ke tahap review substansi.

Kenapa Template Bukan Sekadar Formalitas

Setiap jurnal Sinta punya gaya selingkung sendiri: format sitasi, struktur bagian (abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, simpulan), jumlah kata, hingga cara penomoran tabel dan gambar. Tim editorial biasanya melakukan pengecekan format di awal sebelum naskah diteruskan ke reviewer. Naskah yang tidak sesuai template berisiko dikembalikan untuk diperbaiki dulu, atau dalam kasus tertentu langsung ditolak di tahap screening — proses yang sebenarnya bisa dihindari kalau format sudah benar sejak awal submit.

Elemen yang Biasanya Diatur dalam Template Jurnal

Meski detailnya berbeda-beda antar jurnal, beberapa elemen ini hampir selalu diatur secara spesifik:

  • Struktur dan urutan bagian naskah — sebagian jurnal mewajibkan format IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), sebagian lain punya urutan berbeda.
  • Gaya sitasi dan daftar pustaka — APA, IEEE, Chicago, atau gaya khusus jurnal yang biasanya sudah disediakan filenya untuk Mendeley/Zotero.
  • Batasan panjang abstrak dan kata kunci — jumlah kata abstrak dan jumlah kata kunci biasanya dibatasi ketat.
  • Format tabel, gambar, dan lampiran — termasuk cara penomoran dan peletakan sumber/keterangan.
  • Margin, font, dan spasi — kelihatan sepele, tapi tetap jadi bagian dari checklist screening di banyak jurnal.

Cara Memastikan Naskah Sudah Sesuai Template

Unduh template resmi dari website jurnal

Jangan mengandalkan template dari naskah lama atau contoh yang beredar di internet, karena template bisa berubah antar edisi. Selalu unduh versi terbaru langsung dari halaman Author Guidelines atau For Authors di website resmi jurnal.

Cek ulang dengan submission checklist

Sebagian besar jurnal berbasis OJS menyediakan submission checklist yang harus dicentang sebelum naskah bisa diunggah. Manfaatkan checklist ini sebagai panduan terakhir sebelum submit, bukan sekadar formalitas yang dilewati begitu saja.

Minta orang lain mengecek format naskah

Karena penulis biasanya sudah terlalu fokus pada isi, kesalahan format kecil justru sering luput dari mata sendiri. Minta rekan sejawat atau pendamping publikasi untuk mengecek ulang kesesuaian format sebelum naskah benar-benar dikirim.

Kalau Masih Bingung Menyesuaikan Format Naskah

Menyesuaikan naskah dengan template jurnal yang tepat sasaran memang butuh ketelitian ekstra, apalagi kalau harus dikejar tenggat submit. Tim Kilat Publikasi terbiasa mendampingi proses ini dari pemilihan jurnal yang sesuai bidang, pemeriksaan naskah, sampai templating sebelum submit. Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda secara gratis lewat halaman kontak, atau pelajari dulu alur kerjanya di halaman cara kerja dan pertanyaan yang sering diajukan di FAQ.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬