Beranda / Blog / Apa Itu H5-Index dan Sitasi 5 Tahun Jurnal SINTA?
Blog

Apa Itu H5-Index dan Sitasi 5 Tahun Jurnal SINTA?

Dipublikasikan 2026-10-08 · Tim Kilat Publikasi

Saat membuka profil jurnal di SINTA, selain status akreditasi (S1-S6) ada dua angka lain yang sering diabaikan: H5-Index dan Sitasi 5 Tahun. Dua metrik ini sering disalahartikan sebagai penentu "bagus-tidaknya" jurnal, padahal fungsinya berbeda dari tier akreditasi. Artikel ini menjelaskan apa arti keduanya dan kenapa tidak perlu dijadikan satu-satunya patokan memilih jurnal.

Bedanya dengan Tier Akreditasi SINTA

Tier S1 sampai S6 adalah klasifikasi resmi dari pemerintah berdasarkan penilaian berkala terhadap kualitas tata kelola jurnal (konsistensi terbit, proses review, kelengkapan metadata, dan sejenisnya). H5-Index dan Sitasi 5 Tahun, sebaliknya, murni angka keterbacaan: seberapa sering artikel-artikel di jurnal itu disitasi oleh karya lain dalam lima tahun terakhir. Jurnal tier tinggi bisa saja punya H5-Index rendah, dan sebaliknya — keduanya mengukur hal yang berbeda.

Apa Itu H5-Index

H5-Index adalah variasi dari h-index yang dihitung khusus dari artikel-artikel yang terbit dalam lima tahun terakhir. Sederhananya, angka ini menunjukkan jumlah artikel (n) yang masing-masing sudah disitasi minimal n kali, dibatasi pada rentang waktu lima tahun. Semakin tinggi angkanya, semakin banyak artikel jurnal itu yang punya pengaruh sitasi yang konsisten, bukan cuma satu-dua artikel viral yang menyumbang sitasi besar.

Apa Itu Sitasi 5 Tahun

Sitasi 5 Tahun adalah total jumlah sitasi yang diterima seluruh artikel jurnal tersebut dalam lima tahun terakhir, tanpa dibagi per-artikel seperti H5-Index. Dari pengalaman tim Kilat Publikasi menyusun basis data jurnal SINTA di 6 tier, banyak jurnal — termasuk yang akreditasinya aman — punya angka Sitasi 5 Tahun 0 atau sangat kecil. Ini wajar terutama untuk jurnal yang baru konsisten terbit, bidang ilmunya niche, atau memang belum banyak diakses peneliti lain. Angka kecil di sini bukan otomatis tanda jurnal bermasalah.

Kenapa Tidak Perlu Dikejar Buta

Untuk kebutuhan kenaikan pangkat atau syarat kelulusan, yang biasanya disyaratkan institusi adalah status akreditasi SINTA (tier tertentu) atau indeksasi Scopus/Garuda — bukan angka H5-Index atau Sitasi 5 Tahun. Mengejar jurnal dengan H5-Index tinggi tanpa mempertimbangkan kecocokan bidang ilmu, biaya, dan jadwal terbit justru berisiko memperlambat proses submit. Lihat juga pembahasan soal kenapa tier jurnal SINTA bisa naik turun dan cara cek akreditasi jurnal SINTA sebelum submit untuk konteks lebih lengkap soal penilaian jurnal.

Cara Praktis Memakainya

Gunakan H5-Index dan Sitasi 5 Tahun hanya sebagai informasi tambahan, bukan filter utama. Urutan pengecekan yang lebih aman: pastikan tier akreditasi sesuai kebutuhan, cocokkan bidang ilmu jurnal dengan topik tulisan, cek jadwal terbit dan kuota artikel per volume, baru lihat angka sitasi sebagai pelengkap gambaran reputasi jurnal di bidangnya.

Bingung menerjemahkan data profil SINTA ke jurnal yang paling cocok untuk naskahmu? Konsultasi gratis dengan tim Kilat Publikasi atau cek halaman FAQ untuk pertanyaan umum lainnya.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬