Dipublikasikan 2026-08-31 · Tim Kilat Publikasi
Banyak mahasiswa dan dosen memilih jurnal Sinta hanya dengan melihat badge tier di halaman listing — "oh ini S2, aman". Padahal badge tier di listing dan status akreditasi yang benar-benar masih berlaku itu dua hal yang berbeda. Sinta bisa telat memperbarui data, dan jurnal yang SK akreditasinya sudah kedaluwarsa tetap bisa tampil dengan tier lama di pencarian. Kalau naskah Anda terbit di jurnal yang ternyata sudah tidak terakreditasi saat artikel keluar, risiko terbesarnya adalah publikasi itu tidak bisa dipakai untuk syarat kelulusan atau kenaikan pangkat.
Tier yang tampil di halaman pencarian Sinta diambil dari data akreditasi terakhir yang tercatat di sistem. Masalahnya, tabel riwayat akreditasi setiap jurnal (History Accreditation) tidak selalu sinkron dengan tampilan listing. Ada jurnal yang riwayat akreditasinya sudah berhenti diperbarui sebelum tahun berjalan, tapi listing-nya masih menampilkan tier lama seolah-olah masih aktif. Ini bukan tuduhan kosong — ini pola yang kami temukan sendiri saat melakukan audit data.
Klik masuk ke halaman profil jurnal, bukan hanya membaca badge tier di hasil pencarian. Halaman profil menampilkan tabel riwayat akreditasi lengkap, termasuk kapan tier itu diberikan dan sampai kapan tercatat berlaku.
Perhatikan baris paling akhir di tabel riwayat. Kalau baris terakhir menunjukkan periode yang sudah lewat dari tahun berjalan, itu sinyal kuat untuk dicek ulang — jangan asumsikan tier di listing otomatis masih berlaku.
Untuk kepastian penuh, SK akreditasi resmi diterbitkan lewat ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional). Kalau jurnal incaran Anda termasuk kategori berisiko (tier tinggi tapi riwayat akreditasi tidak jelas), cek langsung ke sana sebelum submit, apalagi kalau publikasi itu jadi syarat sidang atau kenaikan pangkat. Lihat juga panduan kami soal cara memilih jurnal Sinta sesuai bidang penelitian dan perbedaan jurnal Sinta 1–6 supaya tidak salah pilih dari awal.
Sebagai bagian dari proses kurasi jurnal mitra, tim kami memetakan riwayat akreditasi dari 16.774 jurnal terindeks Sinta. Hasilnya cukup mengejutkan: sekitar 2.669 jurnal masih tampil dengan tier di listing, padahal riwayat akreditasinya sudah berhenti diperbarui sebelum tahun berjalan. Di sisi lain, sekitar 3.243 jurnal punya masa akreditasi tercatat yang habis tahun ini, dan 7.990 jurnal lainnya akan habis dalam 1–2 tahun ke depan. Hanya sebagian kecil, sekitar 2.740 jurnal, yang statusnya aman untuk 3 tahun ke depan atau lebih.
Artinya: mengandalkan tier yang terlihat sekilas di listing tanpa mengecek riwayatnya adalah risiko nyata, bukan kekhawatiran berlebihan.
Sebelum submit naskah, luangkan waktu untuk membuka halaman profil jurnal dan membaca riwayat akreditasinya, bukan hanya melihat tier yang tampil di pencarian. Kalau Anda tidak punya waktu untuk verifikasi manual satu per satu, tim Kilat Publikasi sudah terbiasa melakukan pengecekan ini sebagai bagian dari proses seleksi jurnal untuk klien — termasuk mengecek indikasi jurnal predator dan batas similarity yang aman. Konsultasikan naskah dan target jurnal Anda dengan kami sebelum submit, supaya publikasi Anda benar-benar terhitung untuk kebutuhan akademik Anda.