Beranda / Blog / Apa Itu Preprint Jurnal? Bedanya dengan Artikel Terbit
Blog

Apa Itu Preprint Jurnal? Bedanya dengan Artikel Terbit

Dipublikasikan 2026-10-05 · Tim Kilat Publikasi

Istilah "preprint" makin sering muncul di diskusi akademik, terutama sejak banyak peneliti mengunggah naskah ke server preprint sebelum menyelesaikan proses review di jurnal. Tapi buat mahasiswa dan dosen yang sedang menyiapkan syarat publikasi, penting untuk tahu bahwa preprint dan artikel yang sudah terbit di jurnal itu dua hal yang berbeda — dan tidak bisa saling menggantikan begitu saja.

Apa Itu Preprint?

Preprint adalah naskah versi awal yang diunggah penulis ke server atau repositori terbuka (misalnya arXiv, SSRN, Research Square, atau repositori lokal seperti RINarxiv/INA-Rxiv) sebelum atau selama proses peer review di jurnal berlangsung. Tujuannya biasanya untuk mempercepat penyebaran hasil riset dan mendapat masukan awal dari komunitas, tanpa harus menunggu proses review jurnal yang bisa berbulan-bulan.

Karena sifatnya naskah awal, preprint biasanya diberi label versi — v1, v2, dan seterusnya — setiap kali penulis mengunggah revisi.

Bedanya dengan Artikel yang Sudah Terbit di Jurnal

1. Status Peer Review

Preprint belum melalui peer review formal dari jurnal. Artikel yang sudah terbit sudah melewati proses review oleh mitra bebestari (reviewer) dan dinyatakan layak terbit oleh editor jurnal. Ini perbedaan paling mendasar — dan paling penting untuk dipahami.

2. Status Resmi untuk Keperluan Administratif

Preprint umumnya tidak diakui sebagai publikasi jurnal terakreditasi untuk keperluan seperti kenaikan pangkat dosen atau syarat kelulusan yang mensyaratkan jurnal terindeks SINTA. Artikel yang sudah terbit di jurnal SINTA, lengkap dengan DOI resminya, barulah yang biasanya diterima sebagai bukti publikasi yang sah.

3. Stabilitas Naskah

Naskah preprint masih bisa direvisi berkali-kali sebelum versi finalnya terbit di jurnal, sehingga kutipan dari preprint berisiko merujuk ke versi yang sudah berubah. Artikel jurnal yang sudah terbit statusnya final dan tidak berubah lagi, kecuali ada proses retraction resmi.

Preprint Bukan Jalan Pintas Pengganti Jurnal Terakreditasi

Beberapa penulis menganggap mengunggah preprint sudah cukup untuk disebut "sudah publikasi". Ini keliru. Kalau tujuannya memenuhi syarat formal seperti kenaikan pangkat, syarat sidang, atau publikasi pengganti skripsi, naskah tetap harus melewati proses submit, review, dan terbit resmi di jurnal yang sesuai — baik itu jurnal open access maupun jurnal berbasis subscription.

Kapan Preprint Bermanfaat?

Preprint cukup berguna untuk mendapat masukan awal, mengamankan klaim ide/temuan lebih cepat, atau membangun diskusi sebelum proses review selesai. Tapi perlakukan sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari proses publikasi jurnal yang sesungguhnya.

Kesimpulan

Preprint dan artikel jurnal yang sudah terbit punya fungsi yang berbeda. Kalau kamu masih bingung menentukan jurnal yang tepat, mengecek keaslian jurnal, atau menyiapkan dokumen submit yang lengkap, tim Kilat Publikasi bisa membantu dari awal sampai naskah benar-benar terbit. Lihat cara kerja kami atau langsung hubungi kami untuk konsultasi gratis.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬