Beranda / Blog / Waspada Situs Jurnal OJS Disusupi Konten Spam/Judi
Blog

Waspada Situs Jurnal OJS Disusupi Konten Spam/Judi

Dipublikasikan 2026-09-19 · Tim Kilat Publikasi

Selama proses riset internal terhadap ribuan jurnal terindeks SINTA, tim kami menemukan sesuatu yang jarang dibahas: bukan cuma jurnal predator yang perlu diwaspadai, tapi juga situs jurnal legitimate yang OJS-nya sudah disusupi konten spam atau judi online tanpa disadari pengelolanya sendiri. Ini risiko teknis yang berbeda dari isu jurnal predator, tapi sama-sama bisa merugikan kalau tidak dikenali sebelum submit naskah.

Kenapa Situs Jurnal Bisa Disusupi

Banyak jurnal ilmiah di Indonesia berjalan di atas OJS (Open Journal Systems) versi lama yang jarang di-update. Pengelola jurnal biasanya adalah dosen atau tim akademik, bukan tim IT khusus, sehingga server dan CMS-nya sering luput dari patch keamanan bertahun-tahun. Celah ini yang dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyisipkan halaman atau tautan spam — termasuk konten judi online — ke dalam situs, biasanya di halaman arsip lama atau footer yang jarang dicek manual.

Beda dengan Jurnal Predator

Penting untuk tidak mencampuradukkan dua hal ini. Jurnal predator adalah model bisnis yang memang dirancang untuk mengeksploitasi penulis — proses review asal-asalan, biaya tidak transparan, klaim indeksasi palsu. Situs yang disusupi konten spam biasanya justru jurnal yang editorial dan proses reviewnya sah, hanya saja keamanan situsnya lemah. Kalau Anda belum familiar dengan cara membedakan jurnal legal dari predator, kami sudah bahas detail di artikel jasa publikasi jurnal aman vs predator dan langkah verifikasinya di panduan cek jurnal predator sebelum submit.

Tanda-Tanda Situs Jurnal Sudah Disusupi

Beberapa hal yang perlu dicek sebelum memutuskan submit naskah ke suatu jurnal:

  • Ada teks atau tautan yang tidak relevan dengan tema jurnal di footer atau halaman arsip lama (misalnya kata kunci terkait judi online atau produk yang tidak berhubungan sama sekali dengan bidang ilmu jurnal tersebut).
  • Muncul redirect tak terduga ke domain lain saat mengklik tautan tertentu di situs.
  • Peringatan SSL atau "connection not secure" muncul padahal situs sudah lama beroperasi.
  • Versi OJS yang digunakan terlihat sangat lama dan tidak ada tanda pembaruan tampilan bertahun-tahun.
  • Hasil pencarian Google untuk domain jurnal tersebut menampilkan cuplikan (snippet) yang tidak sesuai dengan isi jurnal aslinya.

Kami tidak bermaksud membuat kesan bahwa masalah ini terjadi di banyak jurnal — dari observasi kami ini bukan pola yang meluas, tapi cukup untuk jadi pengingat bahwa due diligence teknis tetap penting, bukan cuma due diligence soal reputasi akreditasi.

Cara Melindungi Diri Sebelum Submit

Sebelum mengirim naskah, luangkan waktu membuka beberapa halaman lama di situs jurnal tersebut, bukan cuma halaman utama. Kalau ragu, bandingkan dengan riwayat akreditasi jurnal di SINTA dan cek apakah kontak editorialnya masih aktif merespons. Kalau Anda ingin proses ini dibantu tim yang sudah terbiasa melakukan verifikasi jurnal setiap hari, tim kami siap membantu — lihat alur kerja Kilat Publikasi atau langsung hubungi kami untuk konsultasi.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬