Dipublikasikan 2026-10-10 · Tim Kilat Publikasi
Saat tim penulis terdiri dari dua orang atau lebih, salah satu nama biasanya ditandai sebagai corresponding author. Perannya sering disepelekan, padahal posisi ini punya tanggung jawab khusus sepanjang proses submission sampai artikel terbit — dan kalau salah pilih, bisa bikin proses publikasi jurnal SINTA atau OJS jadi berantakan.
Semua penulis yang tercantum di artikel punya kontribusi ilmiah dan berbagi kredit atas karya tersebut. Corresponding author adalah satu nama yang ditunjuk sebagai titik kontak resmi antara tim penulis dan pihak jurnal (editor, reviewer, bagian produksi) selama proses editorial berjalan.
Banyak tim penulis — terutama mahasiswa yang menulis bersama dosen pembimbing atau rekan satu angkatan — baru memikirkan siapa yang jadi corresponding author belakangan, padahal ini sebaiknya disepakati di awal. Beberapa alasannya:
Editor jurnal biasanya memberi tenggat waktu untuk revisi minor maupun major. Kalau corresponding author sulit dihubungi atau jarang cek email, revisi bisa terlambat dan artikel berisiko didrop dari antrean volume yang sedang berjalan.
Nama dan afiliasi corresponding author umumnya tertera jelas di halaman pertama artikel beserta alamat email kontak. Setelah artikel terbit, data ini sulit diubah — jadi pastikan email yang didaftarkan aktif dan bukan email yang akan hangus setelah lulus kuliah.
Beberapa jurnal mewajibkan ORCID minimal untuk corresponding author, meski tidak semua penulis lain diwajibkan sama. Kalau belum punya, siapkan dulu sebelum submission agar tidak jadi penghambat di menit-menit akhir.
Tidak ada aturan baku yang berlaku di semua jurnal, tapi praktik umum yang sering dipakai:
Beberapa jurnal mengizinkan lebih dari satu corresponding author untuk artikel dengan tim lintas institusi, tapi ini tetap tergantung kebijakan masing-masing penerbit — selalu cek author guidelines jurnal tujuan sebelum submit.
Corresponding author bukan sekadar status administratif — perannya menentukan seberapa lancar proses revisi, seberapa cepat artikel merespons catatan reviewer, dan siapa yang jadi kontak permanen di artikel yang sudah terbit. Diskusikan peran ini dengan tim penulis sejak awal, bukan setelah manuskrip siap dikirim.
Masih bingung menyiapkan dokumen publikasi jurnal dari awal, termasuk ORCID dan DOI? Konsultasi gratis bersama tim Kilat Publikasi.