Dipublikasikan 2026-08-29 · Tim Kilat Publikasi
Bagi mahasiswa maupun dosen yang baru pertama kali mempublikasikan artikel ilmiah, istilah OJS atau Open Journal System sering terdengar asing dan membingungkan. Padahal, hampir semua jurnal terakreditasi Sinta di Indonesia menggunakan sistem ini untuk menerima naskah. Memahami alur submit lewat OJS akan membuat proses publikasi jurnal Anda jauh lebih lancar dan menghindari kesalahan yang sering membuat naskah tertahan di meja editor.
OJS (Open Journal System) adalah platform manajemen jurnal berbasis web yang dipakai editor untuk mengelola seluruh proses, mulai dari penerimaan naskah, penugasan reviewer, proses revisi, sampai penerbitan akhir. Karena sifatnya open source dan gratis, mayoritas jurnal Sinta di kampus-kampus Indonesia — termasuk jurnal-jurnal yang jadi tujuan mahasiswa Tugas Akhir maupun dosen yang mengejar kenaikan pangkat — mengandalkan OJS sebagai portal submission resmi mereka.
Sebelum membuka portal OJS, pastikan beberapa hal berikut sudah siap agar proses submit tidak terhenti di tengah jalan:
Jika Anda belum yakin dokumen apa saja yang wajib disiapkan, panduan lengkapnya bisa dibaca di artikel dokumen yang dibutuhkan sebelum submit jurnal.
Buka portal OJS jurnal tujuan, lalu daftar sebagai "Author". Isi data diri dan afiliasi kampus dengan lengkap dan akurat karena data ini akan tercantum di metadata artikel yang terbit nanti.
Pilih menu "Make a New Submission", lalu ikuti wizard yang biasanya terdiri dari beberapa tahap: pernyataan kesesuaian (submission checklist), unggah file naskah utama, unggah metadata (judul, abstrak, kata kunci, daftar penulis), dan unggah file pendukung.
Abstrak dan kata kunci yang diisi di tahap ini akan menjadi representasi artikel Anda di mesin pencari maupun database indeksasi. Kesalahan penulisan nama penulis atau afiliasi di tahap ini juga sering sulit direvisi setelah artikel terbit, jadi periksa dua kali sebelum lanjut.
Setelah submission selesai, status naskah bisa dipantau langsung dari dashboard OJS: mulai dari "Submission Received", "Under Review", hingga keputusan editor. Proses ini bisa memakan waktu bervariasi tergantung kebijakan masing-masing jurnal.
Beberapa kesalahan teknis yang paling sering membuat naskah tertahan atau dikembalikan editor antara lain: format file tidak sesuai template, metadata penulis tidak lengkap, file similarity check tertinggal, atau salah memilih jurnal yang scope-nya tidak sesuai dengan topik naskah. Untuk gambaran kesalahan yang lebih luas, Anda bisa membaca kesalahan umum mahasiswa submit jurnal pertama kali.
Alur OJS memang bisa membingungkan bagi yang baru pertama kali mencoba, apalagi di tengah kesibukan menyusun Tugas Akhir atau memenuhi syarat sidang. Tim Kilat Publikasi terbiasa mendampingi proses submission dari awal hingga naskah dinyatakan diterima, termasuk memastikan format dan metadata sudah sesuai standar jurnal tujuan.
Konsultasi gratis dengan tim Kilat Publikasi untuk memastikan naskah Anda siap submit tanpa hambatan.