Beranda / Blog / Apa Itu Desk Rejection Jurnal dan Kenapa Terjadi?
Blog

Apa Itu Desk Rejection Jurnal dan Kenapa Terjadi?

Dipublikasikan 2026-10-16 · Tim Kilat Publikasi

Desk rejection adalah salah satu momen yang paling membuat mahasiswa panik saat proses publikasi: naskah ditolak editor hanya dalam beberapa hari, bahkan kadang dalam hitungan jam setelah submit, jauh sebelum sampai ke tahap review. Padahal naskah belum sempat dibaca reviewer sama sekali. Artikel ini menjelaskan apa itu desk rejection, penyebab paling umum, dan cara memperkecil risikonya sebelum submit.

Apa Itu Desk Rejection?

Desk rejection adalah penolakan naskah oleh editor jurnal pada tahap penyaringan awal (editorial screening), sebelum naskah dikirim ke reviewer. Berbeda dengan penolakan setelah proses double-blind review yang biasanya disertai catatan substansi dari reviewer, desk rejection umumnya hanya berupa email singkat dari editor karena naskah dianggap tidak layak masuk ke tahap review sama sekali.

Penyebab Umum Desk Rejection

Beberapa penyebab yang paling sering ditemui pada naskah mahasiswa:

Bedanya Desk Rejection dengan Penolakan Setelah Review

Desk rejection terjadi di meja editor, murni soal kesesuaian dan kelengkapan administratif, bukan soal kualitas metodologi penelitian. Penolakan setelah review biasanya datang dengan catatan substansial dari reviewer soal metode, analisis, atau interpretasi hasil, dan sering masih membuka ruang revisi dan submit ulang ke jurnal lain dengan perbaikan yang lebih terarah.

Cara Memperkecil Risiko Desk Rejection

Sebelum submit, ada baiknya melakukan pengecekan mandiri terhadap beberapa hal berikut:

  • Pastikan topik dan metode penelitian sesuai scope jurnal tujuan, bukan sekadar mengejar jurnal yang terlihat mudah diakses.
  • Samakan format naskah dengan template resmi jurnal, termasuk struktur heading dan gaya sitasi.
  • Cek similarity lebih dulu dan perbaiki bagian yang terindikasi tinggi sebelum submit.
  • Tulis cover letter yang spesifik, menyebutkan kontribusi dan relevansi naskah dengan fokus jurnal.
  • Lengkapi seluruh dokumen pendukung yang diminta jurnal sejak awal.

Kalau Naskah Sudah Kena Desk Rejection

Desk rejection bukan akhir dari segalanya. Langkah paling aman adalah mengevaluasi ulang kesesuaian jurnal tujuan, memperbaiki bagian yang paling mungkin jadi penyebab penolakan, lalu mencoba submit ke jurnal lain yang scope-nya lebih sesuai. Kalau butuh pendampingan untuk mengevaluasi naskah dan mencocokkan ke jurnal yang tepat agar tidak berulang kali kena desk rejection, tim Kilat Publikasi membantu dari tahap review naskah sampai matching jurnal — lihat cara kerja pendampingan publikasi atau hubungi tim kami untuk konsultasi.

Butuh Bantuan Publikasi Jurnal?

Konsultasi gratis sekarang, tim kami siap bantu carikan jurnal yang tepat untuk Anda.

💬 Chat via WhatsApp Sekarang
💬